SKI News
Percantik Stadion Batoro Katong Dengan Festival Mural
Suarakumandang.com, BERITA PONOROGO. Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko adakan festival mural di dinding Stadion Batoro Katong sepanjang 80 meter. Selain mempercantik stadion yang sempat kumuh, festival untuk wadah para seniman mural yang selama ini terabaikan. Rabu, (26/05/2021).
Sesuai pantauan jurnalis Suara Kumandang terdapat aneka gambar warna-warni bertemakan olah raga terlihat indah dan apik di tembok Stadion Batoro Katong.
Bahkan stadion kebanggaan warga Ponorogo yang terbengkalai dan terlihat kumuh selama hampir lima tahun, karena nyaris tak terurus
Bupati Ponorogo Jawa Timur Sugiri Sancoko sengaja mempercantik stadion dengan cara berbeda, yakni festival mural di dinding stadion sepanjang 80 meter. Selain murah, mural juga memiliki makna tersendiri bagi pelukis maupun penikmat lukisan.
Untuk menjadi pelukis mural di stadion pun mudah. Mereka harus warga asli Ponorogo dan melampirkan gambar sketsa bertemakan olah raga. Setiap peserta diberi space dinding stadion sepanjang 8 meter.
Sejumlah pelukis mural mengaku senang dengan adanya festival ini. Sebab selama ini mereka cenderung membuat gambar mural secara ilegal, atau melukis di dinding ketika malam hari, atau saat pemilik tembok tertidur.
Ali Makrus Salah satu pelukis mural mengaku jika menggambar di dinding sulit, karena Ia basa melakukan di ukuran lebih kecil yakni di kertas ukuran A3.
Festival mural ini sempat diklaim merupakan festival terpanjang yang digelar di Ponorogo. “Ini baru kali pertama di Ponorogo menggambar. Yang digambar itu di tembok Stadion Batoro Katong itu ada sekitar 864 meter total keseluruhan.,”kata Sofyan Popeye selaku panitia.
Sementara itu, Sugiri Sancoko Bupati Ponorogo mengatakan pihaknya rencana akan membuat program serupa di sejumlah titik kumuh milik pemerintah.
“Saya meyakini bahwa sebenarnya kalau diwadahi mereka bisa berkembang dengan baik. Baru kelihatan waroknya saja sudah indah sekali, artinya bakat mereka sangat luar biasa, hanya butuh wadah dan difasilitasi yang baik,”pungkasnya.
Jurnalis: Cahyo Nugroho.