SKI News
Pedagang Kediri Siapkan Demo hingga Pengadilan, Portal Pasar Jadi Pemicu
Perwakilan pedagang Pasar Bandar dan Pasar Pahing berdialog bersama Ketua Komisi B DPRD Kota Kediri, Arief Junaidi, dalam audiensi di Gedung DPRD Kota Kediri, Selasa (22/9/2026). Pedagang menyampaikan aspirasi terkait retribusi dan portal masuk pasar.
Suarakumandang.com, BERITA KEDIRI. Persoalan retribusi dan portal masuk pasar belum menemukan solusi konkret. Pedagang Pasar Bandar dan Pasar Pahing Kota Kediri mengancam kembali turun jalan hingga membawa persoalan ke pengadilan bila tuntutan mereka tidak mendapat tindak lanjut.
Ancaman itu disampaikan usai ratusan pedagang mengikuti audiensi bersama Komisi B DPRD Kota Kediri, Selasa (22/9/2026).
Pertemuan membahas retribusi pasar serta kebijakan portal masuk dinilai membebani pedagang dan pembeli.
Ketua Komisi B DPRD Kota Kediri, Arief Junaidi, mengatakan DPRD akan mengkaji regulasi terkait retribusi. Aturan tersebut mengacu pada Perda 2012 dan Perwali 2022.
“Harus kita kaji sama-sama Perdanya, regulasinya. Kalau memang sudah tidak relevan, kita evaluasi dengan kajian baru,” ujar Arief.
Arief juga meminta data lengkap terkait pengelolaan pasar, mulai jumlah pedagang, lapak, karyawan hingga penerimaan retribusi Pasar Bandar dan Pasar Pahing.
“Semua harus transparan. Pasar Bandar dapat berapa, Pasar Pahing dapat berapa, kita lihat langsung nanti,” tegasnya.
DPRD berencana melaporkan hasil audiensi kepada pimpinan serta mengundang Perumda Pasar dan stakeholder terkait untuk pembahasan lanjutan.
Sementara itu, perwakilan pedagang Pasar Pahing, Yunus, menegaskan persoalan retribusi menjadi salah satu tuntutan utama pedagang.
“Terutama soal penarikan retribusi. Kita lihat nanti reaksi DPRD, apakah ada itikad baik membantu pedagang,” ujarnya.
Pendamping Pedagang Pasar Kota Kediri, Priyo Sarojo, menilai audiensi belum menghasilkan keputusan konkret.
“Pertemuan hari ini belum ada keputusan konkret. Sifat DPRD kolektif-kolegial, anggap saja hari ini curhatan,” kata Priyo.
Priyo menegaskan pedagang menyiapkan aksi demonstrasi bila penarikan karcis masuk pasar tetap berjalan.
“Kita pastikan sebelum ada hal merugikan konsumen maupun pedagang soal portal, kita akan demonstrasi sampai itu dicabut,” tegasnya.
Bila aksi hingga tiga kali tidak mendapat respons, Priyo menyatakan pedagang siap membawa persoalan tersebut ke ranah hukum.
“Kita butuh sesuatu konkret, bukan pendapat. Tiga kali demonstrasi tidak ditanggapi, kita bawa ke ranah hukum, masuk pengadilan,” pungkasnya.
Komisi B DPRD Kota Kediri menyatakan persoalan portal akan dibahas dengan mempertimbangkan karakter tiap pasar.
Dari sembilan pasar di bawah Perumda Pasar Joyoboyo, penerapan portal disebut berjalan berbeda.
Pasar Banjaran dinilai dapat menerapkan kebijakan tersebut, sementara Pasar Bandar dan Pasar Pahing mendapat protes pedagang.*…
Jurnalis: Pendi.