SKI News

Madiun Kampung Pesilat Diimplementasikan Ke Sekolah

Published

on

BUKA BIMTEK: Sekda Kabupaten Madiun Sigit Budiarto didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agus Sucipto serta lainnya saat membuka Bimtek. (Foto: Agus Basuki)

Suarakumandang.com, BERITA MADIUN. Ikon Kabupaten Madiun sebagai Kampung Pesilat perlu bukan hanya sekadar slogan, tapi perlu diimplementasikan dalam berbagai bidang. Termasuk salah satunya di sekolah dari PAUD, SD, SMP hingga SMA, digagas dalam Jum’at Sehat.

“Saya setuju dan sependapat salah satu implementasi Kabupaten Madiun Kampung Pesilat melalui sekolah. Baik itu sekolah dilingkungan kami maupun lainnya,” ujar Sekda Kabupaten Madiun Sigit Budiarto.

Demikian disampaikannya saat membuka “Bimtek Pelatihan Pencak Seni Kampung Pesilat Versi Baru Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun Tahun 2026”, di Gedung Dwijahaju Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat, Kamis, (17/9/2026).

Tidak masalah untuk diimplementasikan ke sekolah lain, tambahnya, seperti madrasah dilingkungan Kemenag dan Propinsi Jatim untuk SMA dan SMK.

Menurutnya memperluas dan memperkuat implementasi itu sudah ada payung hukum yaitu melalui Peraturan Bupati Madiun Nomor 48/2025.

Dalam peraturan itu tiap kegiatan di pemerintahan hingga desa atau kelurahan, agar menampilkan kesenian pencak silat. Implementasi ke sekolah dinilai tepat, melalui seni pencak silat dapat menumbuhkan nilai positif.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun Agus Sucipto pihaknya fokus dulu di sekolah dalam naungan dinasnya.

“Disusul, melakukan koordinasi melalui UPT Pendidikan Jatim dan Kemenag, untuk menyiapkan pelatih pencak seni versi terbaru. Saya siap menghubungi kedua institusi itu,” tandasnya.

Ia menjelaskan pelaksanaan bimtek itu selama 2 hari, diikuti sejumlah guru dari PAUD, SD, SMP dan penggiat seni budaya. *.

Jurnalis Agus Basuki.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version