SKI News
Jalan Tembus Sarangan-Tawangmangu Rawan Longsor dan Pohon Tumbang
Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Ruas jalan Provinsi yang menghubungkan Provinsi Jawa Timur dengan Jawa Tengah sepanjang kurang lebih 7 kilometer atau sering disebut jalan tembus sebagian ruasnya terdapat tebing yang menjulang dengan ketinggian kurang lebih 3 sampai 4 meter dinilai sangat membahayakan bagi penguna jalan yang melalui. Pasalnya dibibir tebing terdapat pohon yang besar yang setiap saat bisa roboh ditengah jalan.
“Tadi setelah saya cek dari Cemoro Sewu hingga sampai di Mojosemi ada 3 titik yang perlu diantisipasi, karena jika kami lihat kondisinya sangat membahayakan sebab musim penghujan ini dengan angin besar tidak menutup kemungkinan pohon tersebut bisa roboh sewaktu-waktu,”ujar AKBP Muhammad Riffai Kapolres Magetan dalam rangka pengecekan jalur arus mudik Natal 2019 dan tahnu baru 2020.
Masih kata RIffai, dilihat dari kondisi dilapangan sudah ada tanda-tanda longsor kecil-kecil. ”Dan nanti kami juga siagakan anggota untuk menjaga jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,“ jelas Riffai kepada jurnalis suara kumandang.
Riffai menambahkan bahwa pihaknya akan koordinasi dengan perhutani, karena ini masih menjadi wewenangnya. “Nanti kami sarankan untuk menembang pohon yang berada dibibir tebing, apalagi kalau pohon tersebut sudah tidak produktif,”kata Riffai kepada jurnalis suara kumandang.
Bahkan sebagian warga Magetan saat musim penghujan pada saat melintas dijalur Cemoro Sewu- Sarangan pernah mengalami ada langsoran kecil berupa batu sebesar kepalan tangan orang dewasa sampai jatuh ke jalan raya.”Pernah saat hujan dan kabut tebal saya pernah lihat batu sebesar kepalan tangan jatuh dan jumlahnya lebih dari lima, ya seperti longsor,”kata warga Magetan kota saat ditemui jurnalis suara kumandang. Senin,(16/12/2019).
Sementara itu, Kapolres Magetan berharap kepada seluruh pengguna jalan yang melalui jalan tembus agar lebih berhati-hati. Dan saya berharap pula, untuk selalu mematuhi lalu lintas.
Jurnalis: Cahyo Nugroho.