SKI News
DPUPR Magetan Siapkan Dua Alat Berat Untuk Jalur Sarangan-Cemoro Sewu
Suarakumandang.com,BERITA MAGETAN. Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Magetan, Jawa Timur menyiapkan dua alat berat untuk mengantisipasi adanya longsor di ruas jalur Sarangan-Cemorosewu. Pasalnya tebing disisi ruas jalan tersebut kondisinya sangat mengkhawatirkan karena akhir-akhir ini jika hujan lebat sering terjadi longsor kecil.
“Untuk mengantisipasi hujan lebat di akhir tahun ini dan juga volume arus lalu lintas saat liburan Natal 2019 dan tahun baru 2020 meningkat di ruas jalan Sarangan-Cemoro Sewu kita sediakan dua unit alat berat yang siap jika terjadi longsor maupun pohon tumbang,”ujar Hergunadi kepala DPUPR Kabupaten Magetan.
Lanjut Hergunadi, dua unit alat berat tersebut yaitu excavator yang sudah standby dan sewaktu-waktu bisa digunakan untuk mengatasi apabila terjadi bencana di sekitar tanah longsor di ruas jalan Sarangan-Cemoro Sewu.
“Dua excavator sudah cukup untuk membuka jalan jika terjadi longsor di jalur Sarangan-Cemoro Sewu,”kata Hergunadi kepada jurnalis suara kumandang. Selasa,(17/12/2019).
Lanjut Hergunadi, pihak PU nanti juga menyiapkan lampu darurat.”Lampu itu nanti akan digunakan sebagai tanda jika terjadi longsor di lokasi,”jelas Hergunadi.
Hergunadi mengakui jika kondisi jalan yang menghubungkan Sarangan-Mojosemi- Cemoro Sewu terdapat tebing yang kondisinya sangat mengkhawatirkan.
“Kami juga berharap tidak terjadi longsor, karena kondisi lokasi sudah mulai stabil, dan jalan sudah lama. Apalagi tebing-tebing yang curam sudah longsor duluan,”paparnya.
Upaya lain yang dilakukan pemerintah kabupaten Magetan untuk mengantisipasi bencana longsor pihak pemerintah sudah melakukan penanaman pohon yang mempunyai akar panjang.”Kami sudah koordinasi sejak awal dengan pihak perhutani untuk menanam pohon kaliandra di sepanjang jalur Sarangan-Cemorosewu,”pungkas Hergunadi.
Sesuai keterangan dari sejumlah pengguna jalan yang sering melalui jalan tersebut mengaku sering melihat longsoran kecil jika saat hujan tiba. Bahkan sering menjumpai batu sebesar kepalan tangan orang dewasa dengan jumlah cukup banyak berjatuhan dari tebing yang mempunyai ketinggian kurang lebih 3 sampai 4 meter.
Sementara itu, pihak pengguna jalan yang sering melalui jalan tersebut mengharapkan kepada dinas perhubungan untuk menambah rambu lalu lintas berupa lampu sebagai tanda, sebab, diketahui jika terjadi hujan deras dan kabut tebal jarak pandang pengguna jalan terbatas.
Jurnalis: Cahyo Nugroho.