SKI News

Bus Chandra Jaya Tabrak Truk di Tol Ngawi–Solo, 1 Tewas dan 21 Luka

Published

on

Kondisi bus Chandra Jaya dan truk Fuso usai terlibat kecelakaan di Tol Ngawi–Solo KM 551+200 B, wilayah Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Minggu (18/10/2026) dini hari. Insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan 21 orang luka-luka.

Suarakumandang.com, BERITA NGAWI. Kecelakaan bus Chandra Jaya dan truk Fuso di Tol Ngawi–Solo KM 551+200 B, wilayah Desa Kedungharjo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Minggu (18/10/2026) pukul 02.15 WIB, mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan 21 orang terluka.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi, Iptu Agus Harianto, menjelaskan kecelakaan melibatkan bus Chandra Jaya bernomor polisi S-7573-UA dan truk Fuso bernomor polisi B-9192-WT.

Total korban mencapai 22 orang, terdiri atas satu korban meninggal dunia, dua korban luka berat, dan 19 korban luka ringan.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, truk Fuso sedang berhenti di bahu jalan. Pada saat bersamaan, bus Chandra Jaya melaju dari arah timur ke barat.

Bus tersebut diduga tidak dapat dikendalikan hingga oleng ke kiri dan menabrak bagian belakang kanan truk. Benturan pada bagian depan kiri bus itu mengakibatkan kerusakan kendaraan serta jatuhnya korban.

Bus dikemudikan Eko Wahyudi, 45, warga Kabupaten Gresik. Sementara itu, truk dikemudikan Yuventius M. Jema, 31.

Satu korban meninggal dunia diketahui bernama Yoseph Rianto, 24, penumpang truk Fuso.

Dua korban lainnya mengalami luka berat. Sementara itu, 19 korban mengalami luka ringan dengan kondisi luka bervariasi, mulai dari lecet, memar, luka robek, hingga patah tulang.

Pengemudi bus dan truk turut mengalami luka dalam insiden tersebut.

Petugas mengevakuasi para korban ke RS Widodo, RSI At-Tin Husada, dan RSUD dr. Soeroto Kabupaten Ngawi untuk mendapatkan penanganan medis serta pemeriksaan dokter.

Penyebab pasti kecelakaan masih perlu dipastikan melalui penyelidikan kepolisian.

Keterangan saksi mengenai posisi truk dan bus menjadi bagian dari informasi awal terkait insiden tersebut.

Hingga berita ini disusun, keterangan langsung Iptu Agus Harianto belum dicantumkan karena pernyataan lengkapnya belum tersedia.**

Jurnalis:  Ahmad Hakimin

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version