SKI News
April 2019 Ada 3 Bus Alami Kecelakaan di Ngawi
Kondisi Pick up setelah ditabrak Bus Sumber Selamat di jalur Ngawi – Maospati tepatnya dikilometer 18-19 masuk Desa Tambakromo, Kecamatan Geneng. Sekitar pukul 23.40 WIB, Sabtu,(20/04/2019).
Suarakumandang.com,BERITA NGAWI. April 2019 sudah ada 3 bus yang mengalami kecelakaan di wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
Sesuai data dari Sat lantas Polres Ngawi, Jawa Timur sudah ada 3 kecelakaan yang melibatkan kendaraan Bus dengan satu PO.
Rabu, (03/04/2019) lalu sebuah bus Sugeng Rahayu terjun ke sungai sedalam 7 meter setelah menabrak pagar jembatan di Desa Jenggrik, Kecamatan Kedunggalar. Akibatnya dua penumpang meninggal dunia dan belasan penumpang lainnya mengalami luka-luka.
Selasa,(09/04/2019), bus Sugeng Rahayu terguling di jalan raya Ngawi dan masuk hutan tidak ada korban jiwa. Kecelakaan tepatnya di desa Karangbanyu, kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
Kali ini lagi-lagi bus PO Sumber Selamat yang masih satu PO dengan Sugeng Rahayu alami kecelakaan bertabrakan dengan sebuah pick up akibatnya satu meninggal dunia.
Kecelakaan di jalur Ngawi – Maospati tepatnya dikilometer 18-19 masuk Desa Tambakromo, Kecamatan Geneng. Sekitar pukul 23.40 WIB, Sabtu,(20/04/2019).
Sesuai keterangan dari polres Ngawi Bus Sugeng Selamat dengan noplo W 7005 UZ yang dikemudikan oleh Ali Rosyidi (50) warga Lamongan, Jawa Timur melaju dari ari arah utara ke selatan atau dari arah Ngawi ke Maospati.
Dari arah berlawan datang sebuah pick up dengan nopol D 1347 YTL yang dikemudikan oleh Eko Harjayanto (46) warga Desa Mojoragung, Kecamatan Wungu, Madiun.
“Ketika jarak terlalu dekat dengan bus mendadak mobil Suzuki APV itu pecah ban dan oleng ke kanan. Saat itu juga terjadi tabrakan di sisi kanan jalan,” terang Kanit Laka Satlantas Polres Ngawi Iptu Cipto Utoyo, Minggu, (21/04/2019).
Pihak kepolisian polres Ngawi masih menyelidiki dan mencari tahu penyebab kecelakaan tersebut. Jenazah korban oleh petugas langsung dibawa ke kamar mayat rumah Sakit Soeroto dr Ngawi.
Sementara itu, sejumlah petugas polisi yang dibantu warga sekitar mengaku kesulitan karena korban terjepit body pick up. “Untuk dapat mengevakuasi jenazah saat itu kami mengerahkan mesin derek untuk mengevakuasi,”kata AIPTU Darto Petugas Lakalantas Polres Ngawi
Jurnalis: Cahyo Nugroho.