SKI Kesehatan
36 Dadak Merak Bikin Perempatan Unmer Bergemuruh, Satu Dekade Timbul Manggolo Makin Semarak
36 Dadak Merak Ramaikan Satu Dekade Grup Reog Timbul Manggolo di Kawasan Perempatan Kampus Unmer Ponorogo, Minggu (20/9/2026).
Suarakumandang.com, BERITA PONOROGO. Sebanyak 36 dadak merak tampil memeriahkan peringatan satu dekade Grup Reog Timbul Manggolo di kawasan perempatan Kampus Unmer, Ponorogo, Minggu sore (20/9/2026).
Puluhan dadak merak tersebut datang dari berbagai grup reog di Kabupaten Ponorogo. Selain wilayah Tonatan, peserta berasal dari Kecamatan Kota, Siman, Kauman, Pulung hingga Jetis.
Kehadiran puluhan grup reog itu menjadi bagian dari perayaan perjalanan 10 tahun Grup Reog Timbul Manggolo, Kelurahan Tonatan.
Sejumlah seniman reog turut hadir, termasuk sesepuh kesenian reog obyok, Mbah Pur Warok Gendeng.
Pengasuh Grup Reog Timbul Manggolo, Dwi Timbul, mengaku tidak menyangka peringatan satu dekade grupnya mendapat dukungan luas dari para seniman reog.
“Benar-benar tidak menyangka peringatan satu dekade Timbul Manggolo bisa diramaikan para seniman reog. Tadi terhitung ada 36 dadak merak, puluhan bujang ganong dan jathil ikut meramaikan,” ujar Dwi Timbul saat ditemui di lokasi, Minggu (20/9/2026).
Menurut Dwi, Timbul Manggolo tidak sekadar menjadi grup pentas reog. Grup tersebut dibentuk sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya asli Ponorogo, terutama kesenian reog obyok.
Pengusaha kuliner asal Ponorogo itu menuturkan, kecintaannya terhadap reog sudah tumbuh sejak kecil. Kondisi reog obyok mulai ditinggalkan generasi muda mendorongnya membentuk wadah pembinaan bagi anak-anak.
“Memang sejak kecil senang reog. Terutama reog obyok, sekarang mulai ditinggalkan. Makanya grup reog ini cenderung mendidik anak sejak dini supaya cinta reog obyok,” tegasnya.
Apresiasi juga disampaikan Lurah Tonatan, Agus Subagyo. Menurutnya, keberadaan Timbul Manggolo memberi ruang bagi generasi muda untuk mengenal sekaligus berlatih berbagai unsur kesenian reog.
Mulai pembarong, bujang ganong, pengrawit hingga jathil mendapat ruang untuk belajar dan mengembangkan kemampuan melalui grup tersebut.
Saat ini Grup Reog Timbul Manggolo memiliki tujuh dadak merak dengan sekitar 60 anggota. Anggotanya berasal dari kalangan anak-anak hingga orang dewasa.
Para anggota rutin berlatih satu bulan sekali di base camp Timbul Manggolo, Kelurahan Tonatan.**
Jurnalis: Priyam.