Warga Ponorogo Curi Buah Dihajar Massa Hingga Tewas

DIKAMAR JENASAH:Pelaku tewas saat berada di pemulasaran jenazah rumah sakit dr Harjono, Ponorogo

DIKAMAR JENASAH:Pelaku tewas saat berada di pemulasaran jenazah rumah sakit dr Harjono, Ponorogo

Ponorogo.Suarakumandang.com- Krisnanda Arifin (35) warga Kelurahaan Kertosari, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur tewas dihajar masa setelah dipergoki mencuri buah. Setelah sebelumnya pelaku sempat mendapat perawatan di rumah sakit dr. Harjono, Ponorogo. Pelaku terpaksa dihajar karena warga sering dibuat resah dengan ulahnya yang sering mencuri.

Pelaku pencuri buah tewas sebelumnya sempat mendapat perawatan di rumah sakit dr Harjono sejak senin, (06/02/2017), dan meninggal di rumah sakit Selasa (07/02/2017).”Pelaku mengalami luka pada kelompak mata sebelah kiri, mata sebelah kanan memar dan pelaku juga mengalami luka pada kaki sebelah kanan,” kata Suyoto, petugas pemulasaran jenazah, Selasa, (07/02/2017).

“Pelaku tewas kemungkinan karena terkena pukulan benda tumpul, tentunya akan diteruskan  ke pemeriksaan luka bagian dalam,”jelasnya.

Giyanto yang tak lain adalah kakak pelaku menjelaskan, pihak keluarga belum tahu secara pasti tewasnya Krisnanda Arifin.” Saya tidak tahu persis bagaimana kejadiannya, jelas dia meninggal karena dikeroyok, tapi pihak keluarga tidak tahu persis, bagaimana kejadiannya,”terangnya.

“ Kami mewakili keluarga sudah iklas apapun yang terjadi, pihak keluarga hanya pasrah dan biar hukum yang berbicara,”ucapnya.

Kepulangan jenazah disambut tangis histeris ibu Krisnanda Arifin yang nyaris jatuh pingsan setelah melihat putra bungsunya tewas ditangan warga karena kedapatan mencuri buah dilapak kawasan jalan Suromenggolo Ponorogo, Jawa Timur.

Aksi main hakim, terjadi senin dini hari (06/02/2017) karena dipicu ulah Krisnanda Arifin yang diduga kerap melakukan aksi pencurian di sekitar lokasi.

Sesuai keterangan dari Polsek Ponorogo, saat itu pelaku seorang diri tengah beraksi mencongkel lapak juice buah, tapi naas saat tengah melakukan aksinya pemilik kios mengetahui dan langsung menangkap pelaku, bukannya menyerah, Krisnanda Arifin malah melakukan perlawanan dan melarikan diri.

Korban yang mengetahui langsung mengejar dan berteriak hingga mengundang masa. Begitu pelaku tertangkap langsung dihajar masa yang terus berdatangan.

Pelaku sempat dilarikan dirumah sakit dr Harjono, Ponorogo. Namun sayang, setelah mendapat perawatan satu hari, korban tewas dengan kondisi kepala lebam diduga akibat pukulan keras.

Sementara polisi masih melakukan penyelidikan terkait kasus pencurian hingga mengakibatkan kematian.”Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan memintai keterangan kepada orang yang kali pertama melaporkan ke Polsek Ponorogo,”ucap AKP Suyanto Kapolsek Ponorogo.

Beni Jendra Junaedi adalah korban pencurian mengaku pelaku sering mencuri bahkan setiap hari.”Saat itu pas mau lewat di depan lapak saya,  karena saya takut akhirnya saya mengajak teman untuk menangkap, tapi dianya malah lari ke jalan raya Suromenggolo, dan saya teriak maling terus masa berdatangan dan menghajar pelaku,”paparnya.

Sementara itu, pihak keluarga meski sudah mengiklaskan kematian Krisnanda Arifin, namun mereka berharap kepada polisi Ponorogo untuk lebih intensif dan bertindak cepat dalam penanganan kasus agar tidak ada lagi korban hingga merenggut nyawa.Cahyo.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.