Sumantri: Orang Tua Mempunyai Peran Penting Untuk Menumbuhkan Minat Baca Pada Anak Usia Dini

Sumantri memukul gong bertanda dimulainya acara

Suarakumandang.com,BERITA MAGETAN.Hari pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada tanggal 2 Mei . Dinas Pendidikan, kepemudaan dan Olah Raga Kabupaten Magetan, Jawa Timur mengadakan  acara Gebyar Hardiknas tahun 2018. Pencanangan Gernas Baku seminar akbar Nasional,dengan tema meningkatkan mutu pendidikan yang berkarakter dan berperstasi di Kabupaten Magetan.Acara dipusatkan di gedung olah Raga (GOR)  Ki Mageti. Kamis(10/5/2018).

Sumantri Bupati Magetan saat sambutannya mengatakan Gernas Baku merupakan bagian dari ragam reterasi Nasional untuk menumbuhkan minat baca yang ditujukan kepada anak usia dini. Dalam rangka mendukung pengembangan kemampuan reterasi anak melalui peran orang tua

Kegiatan ini bertujuan untuk  menumbuhkan rasa kebersamaan menjalin silaturahim antara orang tua , pendidik dan peserta didik akan pentingnya membacakan buku pada anak usia dini. “Ayah ,bunda mempunyai peran yang sangat penting untuk menumbuhkan rasa percaya diri  pada anak usia dini,”kata Sumantri dalam sambutanya.

Kami berharap , supaya ayah dan bunda mengajak tetangganya , supaya tidak memaksa anak usia dini untuk membaca, akan tetapi orang tua lah yang harus membacakan buku kepada anak usia dini,”jelasnya.

Untuk menunjang Gernas Baku juga sudah dilaksanakan hujan buku hasil dari karya penyidik mulai dari,TK PAUD,SD dan SMP. “Semua ini merupakan rangkaian kegiatan yang perlu mendapatkan  apresiasi dari semua pihak,”tuturnya.

“Tugas berat orang tua dan pendidik TK, PAUD, adalah, karena 80% otak kiri dan kanan manusia terbentuk pada usia 0 sampai dengan  6 tahun,”Kata Sumantri lagi.

Lanjut Sumantri, disamping Gernas Baku ,  hari ini  juga dilaksanakan Gebyar Paud dengan kegiatan melukis diatas caping atau capil yang diikuti 6.800 peserta.” Pendidikan anak usai dini merupakan jenjang yang sangat penting dalam membentuk karakter dan keperibadian,”kata Sumantri kembali.

“Mengapa kok melukis caping , karena Caping  merupakan fotensi budaya lokal Magetan yang harus dilestarikan dan di kenalkan kepada anak sejak usia dini. Dengan melukis bisa mengasah perkembangan seni sejak usia dini,”paparnya.

Sumantri menjelaskan, “Anak usia dini adalah akses pembangunan dimasa yang akan datang, saya bangga dengan guru Paud karena mendidik anak usia dini bukan pekerjaan yang mudah dan tidak semua orang sanggup melakukan, pak kepala dinas belum tentu sanggup ,apa lagi saya gak sanggup “luar biasa guru Paud”,” kagum Sumantri.

Pemerintah terus memberikan perhatian secara khusus kepada anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa antara lain dengan menggalakan atau program Paud secara Nasional diantaranya melalui gerakan Paud berkuwalitas, gerakan aku anak Jujur, gerakan makan ikan,gerakan Nasional orang tua membacakan buku.

Sementara itu acara Gebyar Hardiknas Kabupaten Magetan tahun 2018 , juga dihadiri Sumantri bupati Magetan,Djoko Santoso kepala dinas Pendidikan,Pemuda dan Olah raga ,AKPB Muslimin Kapolres Magetan, peserta didik, pendidik Paud orang tua 6800 peserta serta  tamu undangan SKPD se-Kabupaten Magetan.Ridho.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.