Seorang Suami Asal Lembeyan, Magetan Gantung Diri Usai Menghajar Istrinya Hingga Kritis

DIRAWAT:Seorang istri dirawat di pukesmas untuk mendapat perawatan usai di pukul oleh suaminya

DIRAWAT:Seorang istri dirawat di pukesmas untuk mendapat perawatan usai di pukul oleh suaminya

Magetan.suarakumandang.com-Percekcokan rumah tangga anatar suami istri di Magetan, Jawa Timur berunjung maut. Suami ditemukan tewas gantung diri disamping rumah tetangga, sementara istri ditemukan kritis dan harus mejlani perawatan di rumah sakit sayidiman Magetan akibat luka parah di kepala belakang terkena pukulan alu yang dilakukan suaminya.Kamis,(20/10/2016).

Keduanya adalah Warsi (60) dan Yatun (55) warga Desa Nguri, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Sesuai keterangan dari Polsek Lembeyan, awalnya suami –istri yang sudah bercucu ini terlibat percekcokan hebat. Bahkan dari dalam rumah tersebut terdengar suara jeritan dan tangisan yang sangat keras.

Ketika suara itu terdengar para tetangga, wargapun mendatangi rumah korban, warga menemukan Yatun sudah terkapar berlumpran darah dilantai, seketika itu, warga segera melarikan korban ke rumah sakit Sayidiman Magetan.

Sementara warga lainnya juga mencari sang suami korban, wargapun terkejut Warsi suami Yatun sudah tak bernyawa sebab gantung diri.”Kami temukan Warsi gantung diri ditangga kayu samping rumah tetangga, korban gantuing diri dengan tali plastik,”kata Hadi Sungkono warga setempat.

Peristiwa berdarah yang menimpa pasangan suami istri itu membuat Tutik yakni salah satu anak korban tak kuasa menahan tangis. Tak menyangka jika kedua orang tuanya terlibat pertengkaran hingga berujung kematian.

Sementara polisi yang datang dilokasi akhirnya melakukan olah TKP. Diduga pasangan suami istri ini terlibat cekcok, sebab keduanya sudah tak harmonis.

AKP Supriyanto Kapolsek Lembeyan menjelaskan, kedua pasangan suami istri yang sudah bercucu itu sejak beberapa hari keluarganya sudah tidak  harmonis.“ Pada saat  bertengkar dengan istrinya kebetulan  di belakang rumah ada sebatang kayu lalu  dipukulkan ke tengkuk korban, dan sekarang korban dibawa ke rumah sakit Saiyidiman Magetan,”terangnya.

“Kemungkinan  dari Warsi yang tak lain adalah sumai korban takut tahu kalau istrinya bersimbah darah,  kemudian Warsi bingung dan  melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri,”ucapnya.

Saat ini kondisi Yatun masih keritis dan dirawat di ruang IRD Rumah Sakit Umum Dokter Sayidiman Magetanb, Jawa Timur.

Sementara itu, Warsi dan Yatun tinggal serumah dengan anak perempuan dan menantunya beserta 3 cucunya. Pada saat kejadian Menantu sedang bekerja dan anak perempuan belanja isi warung di pasar.Rto.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.