Connect with us

SKI News

Remaja Di Magetan Tenggelam di Embung Duwetsewu Ditemukan Meninggal

Published

on

Tim gabungan berhasil mengevakuasi remaja tenggelam di Embung Duwetsewu, Magetan. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia setelah dilakukan pencarian oleh petugas BPBD dan warga setempat

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Seorang remaja bernama ADC (16)  warga Desa Sendangagung, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Embung Duwetsewu, Desa Baleasri, Kecamatan Ngariboyo,  Minggu (9/11/2025) sekitar pukul 16.00 WIB.

Berdasarkan informasi dihimpun Suarakumandang.com, korban bersama temannya berangkat dari rumah sekitar pukul 13.30 WIB untuk memancing di embung tersebut.

Setibanya di lokasi, korban sempat berenang dan menjala udang di pinggir embung, namun tanpa sadar bergerak ke arah tengah embung.

Diduga korban terpeleset saat menjala udang dan akhirnya tenggelam ke bagian embung dalam.

Karena tidak bisa berenang, korban sempat berteriak meminta tolong. Teman-temannya dan warga sekitar, termasuk Suwarno, mencoba memberikan pertolongan, namun korban sulit dijangkau hingga akhirnya tenggelam dan tidak terlihat di permukaan air.

Menurut keterangan Eka Wahyudi, Bagian Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Magetan, pihaknya menerima laporan kejadian tersebut sekitar pukul 16.30 WIB.

“Setelah menerima laporan dari warga, tim TRC-PB BPBD Magetan langsung menuju lokasi untuk melakukan assessment dan upaya evakuasi,” jelasnya.

Tim TRC-PB BPBD Kabupaten Magetan tiba di lokasi sekitar pukul 16.45 WIB dan langsung melakukan penyisiran di tepi hingga ke tengah embung.

Upaya pencarian berlangsung sekitar 30 menit, hingga akhirnya pukul 17.22 WIB korban berhasil dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia. Jenazah kemudian dibawa ke Puskesmas Ngariboyo untuk pemeriksaan medis.

Eka Wahyudi menambahkan, pihaknya mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap anak-anak saat berada di sekitar sungai, embung, atau bendungan.

“Air yang tampak tenang bisa menipu. Di bawahnya bisa ada pusaran atau daya hisap (roller hidrolik) sangat kuat dan berbahaya,” pungkasnya.

Jurnalis: Tim Redaksi.