Connect with us

SKI News

Pensiunan RRI Madiun, Tewas Bersimbah Darah

Published

on

OLAH TKP: Petugas INAFIS Polres Madiun Kota tengah melakukan olah TKP dugaan pembunuhan di Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun

Suarakumandang.com, BERITA MADIUN. Warga Jalan Sentul, Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun, dikejutkan temuan seorang warga setempat dalam kondisi tewas bersimbah darah, Kamis (2/06)2022) sekitar pukul 04.30. Atas temuan itu, warga langsung melaporkan ke Polsekta Taman, tidak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Atas laporan itu, kami langsung menerjunkan anggota untuk mengamankan TKP dan melaporkan ke jajaran atas. Dari pemeriksaan tadi, terdapat luka bekas senjata tajam di tangan, siku dan d leher,” jelas Kapolsekta Taman Setyo Wiyono.

 Menurutnya ada sebanyak 5 luka di seluruh tangan dan leher, kasus itu kini ditangani Sat Reskrim Polres Madiun Kota. Pihak Polsekta Taman langsung memasang Police Line dan meminta masyarakat tidak mendekati TKP. “Silahkan hubungi Kasat Reskrim,” ujar Kompol Setyo Wiyono lagi.   

Korban yaitu Aris Budianto (58) pensiunan RRI Madiun per Mei 2022, dirumah tinggal dengan istri dan anaknya. Kabar itu, tak pelak membuat jajanan RRI Madiun merasa berduka, bersangkutan selama ini dikenal sebagai sosok bersahabat dan ceria.

“Saya dan teman-teman sekerja masih ketemu Mas Aris, akhir bulan lalu. Bersangkutan usai menerima SK pensiun, hari itu (31/5/2022) sekaligus absen terakhir. Kami sempat foto bareng dan ngobrol penuh canda tawa,” ujar seorang reporter RRI Madiun.

 Terpisah, Kepala Satuan Reskrim Polres Madiun Kota AKP Tatar Hernawan mengatakan pihaknya tengah melakukan olah TKP dan tengah meminta keterangan sejumlah saksi. “Jika melihat luka-luka korban, akibat senjata tajam. Semoga kasus ini segera terungkap,” ujarnya singkat.

Jasad korban saat ditemukan masih mengenakan sarung, langsung dikirim ke RSUPP Jatim dr Soedono di Kota Madiun, guna diotopsi. “Jasad korban sudah dibawa ke dr Soedono,” ujar AKP Tatar Hermawan.

Sedangkan, Suwaji tetangga korban menyatakan usai memberi pakan ayam, melihat korban tergeletak, menduga akibat sakit mendadak. Korban biasa lakukan salat subuh di masjid terdekat, sehingga saat ditemukan tergeletak masih memakai sarung..

“Awalnya, saya kira akibat sakit, kok, tergeletak disitu. Begitu melihat korban tergeletak dan belum tahu bersimbah darah, langsung memanggil sang istri. Ternyata, kondisi bersimbah darah,” ujarnya.

Jurnalis: Agus Basuki.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.
error: Jangan Di Copy ya!!