Connect with us

SKI News

Pencarian Korban Tanah Longsor Di Ponorogo Dihentikan. Ini Alasanya

Published

on

PENYEMPROTAN : Tim SAR gabungan ketika melakukan penyemprotan tanah longsor sebelum evakuasi dihentikan. salah satu Tim SAR bertuga sebagai pemegang tali supaya penyemprot tidak terjatuh.

PENYEMPROTAN : Tim SAR gabungan ketika melakukan penyemprotan tanah longsor sebelum evakuasi dihentikan. salah satu Tim SAR bertuga sebagai pemegang tali supaya penyemprot tidak terjatuh.

Ponorogo.Suarakumandang.com-Akhirnya pihak Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur menghentikan seluruh proses pencarian korban yang masih  tertimbun material longsor di Dusun Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung. Kabupaten Ponorogo. Jawa Timur.

“Penghentian ini dikarenakan kondisi material tidak memungkinkan untuk dilakukan pengerukan, karena ini bisa membahayakan tim SAR , apalagi sebagian warga yang masih tinggal disekitar,”ujar Ipong MUchlissoni Bupati Ponorogo.

Lanjut Ipong,  kami akan focus untuk mencari jalan lumpur yang masih berada di area longsor, ini akan membahayakan dan kalau tidak diberi jalan maka akan menerjang kemana-mana.”Evakuasi terpaksa saya hentikan, fokus pada jalur lumpur,”terangnya.

Dijelaskan pula, penghentian proses pencarian merupakan komitmen yang  telah dilakukan pemerintah daerah dengan semua intansi,keluarga dan warga sekitar yang terkena dampak.

“Penyebab diberhentikan, salah satunya peristiwa longsor susulan yang terjadi pada hari minggu siang kemarin, yang menyebabkan,  satu unit alat berat Excavator, satu unit mobil K9 milik Polri, lima unit sepeda motor, satu unit minibus jenis panther milik relawan dan dua rumah milik warga tertimbun tanah longsor,”paparnya.

Kata Ipong, besok rencananya akan melakukan pemetaan untuk menentukan langkah  normalisasi sungai . Diharapkan air sungai bisa mengalir dengan lancar dan tidak membahayakan perkampungan sebelah selatan.

Ipong juga mengakui, bahwa medan penanganan bencana tanah longsor sangat sulit, mengingat jumlah timbunan tanah yang sangat banyak dengan ukuran sangat tebal 5meter sampai 20 meter.

Longsor di Dusun Tangkil dan dusun  Krajan, Desa banaran, Kecamatan Pulung, kabupaten Ponorogo, Jawa Timur diduga menimbun 28 orang sementara 4 orang sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia mereka diantaranya menimbun 28 orang. 4 Diantaranya sudah diketemukan, sedangkan 24 korban lain masih dinyatakan hilang.

Masing masing yakni  hari Minggu, (02/04/2017) dua jenazah yakni  Katemi (70) ditemukan  pukul 10.15 WIB dan Iwan Danang (30) ditemukan pukul 11.40 WIB.  Hari kedua  Senin,(03/04/2017) Sunadi (47) hari kedelapan nama Maryono (25) .Cahyo.

 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *