Connect with us

SKI News

Miris, Remaja Ponorogo 21 Tahun Hidup di Ranjang

Published

on

LISDYARITA Lisdyarita Wakil Bupati Ponorogo saat melihat kondisi Trendi di ruang UGD Rumah Sakit Di Ponorogo

Suarakumandang.com, BERITA PONOROGO. Miris kalimat yang terbesit setelah mengetahui kondisi seorang pria asal Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur yang alami gagar otak dan dibiarkan terbaring di atas ranjang. Mirisnya kondisi ini sudah terjadi selama lebih dari 21 tahun.

Susilowati Ketua Tim Penggerak PKK Ponorogo menjelaskan bahwa pihaknya kaget dan sedih setelah melihat kondisi Trendi Pramuardani. Pemuda 24 tahun asal Ponorogo. ” Kasihan sakit seperti ini sudah lama, badannya kurus hanya ditutupi kain tipis,” ungkapnya sedih saat evakuasi. Senin (07/07/2021)

Lanjutnya, Trendi putra ketiga dari empat bersaudara, pasangan suami istri alm Serman dan Siti Nurjanah terbaring kurus dan hanya ditutupi selembar kain tipis. Selama ini Trendi hanya bisa menghabiskan waktu di atas ranjang di rumah kontrakan  Jl Hasanudin, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo jadi saksi bisu penderitaan Trendi. ” Sebelumnya, Trendi ini lahir sehat dan normal. Namun saat usianya masih 1,5 tahun ia terjatuh dengan kepala membentur lantai hingga mengakibatakan kejang-kejang,” jelasnya.

” Meski nyaris tak bisa kembali normal, karena keterlambatan penanganan kami harap upaya pengobatan ini dapat membantu meringankan beban keluarga,” ungkap Susilowati.

Siti Nurjanah, Ibu Trendi menambahkan bahwa pihaknya bukan tidak mau berusaha, namun saat itu keluarga langsung membawa Trendi ke rumah sakit. Tapi, karena tidak ada uang pihaknya terpaksa merawat Trendi di rumah. ” Sudah dibawa ke rumah sakit langsung saat itu, kondisinya kejang-kejang kaki kaku, tapi gimana ekonomi pas pasan jadi gakbisa bayar rumah sakit. Jadi saya bawa pulang saya rawat di rumah,” tuturnya.

Masih kata Siti, kondisi perekonomian keluarga semakin memburuk setelah Serman, ayah Trendi meninggal dunia 9 tahun lalu. ” Sejak bapak meninggal saya cuman bisa oleskan minyak kayu putih ke tubuh Trendi kalau mengeluh sakit,” ungkapnya dengan kesedihan mendalam.

Susilowati berharap kepada masyarakat jika menemukan anak dengan kondisi serupa untuk segera lapor ke Pemerintah daerah Ponorogo. Agar cepat mendapatakan penanganan medis secara baik dan gratis.Adv.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.
error: Jangan Di Copy ya!!