Meriahkan Hari Jadi Magetan ke 343, Disnakan Pamerkan Program dan Produk Unggulan

TOS: Dari kiri Suprawoto Bupati Magetan-Kustini Kadisnakan, Bambang Sekda Magetan . Saat rombongan bupati mengujungi stand milik disnakan Magetan dalam acara pameran Hari jadi Magetan ke 343 di GOR Ki Mageti

Suarakumandang.com,BERITA MAGETAN. Sudah sepekan ini pameran dalam rangka hari jadi Magetan ke 343 yang digelar dihalaman gedung olah raga (GOR) Ki Mageti tetap  banyak dikunjungi pengunjung dari berbagai wilayah.

Dari sejumlah stand yang ada di halaman GOR masing-masing dinas memerkan bermacam program untuk kesejahteran Masyarakat Magetan.

Salah satunya stand milik Dinas Perternakan dan pertanian (Disnakan )Kabupaten Magetan, Jawa Timur hingga kini masih banyak dikunjungi para pengunjung. “Salah satu program andalan kami adalah sapi indukan wajib  Bunting  atau disingkat Siwab,”ujar Kustini Kepala Dinas Peternakan dan perikanan Kabuopaten Magetan.

Program siwab sendiri adalah memiliki tujuan mewujudkan komitmen pemerintah dalam mengejar swasembada daging sapi yang ditargetkan tercapai pada 2026 dan mewujudkan Indonesia yang mandiri dalam pemenuhan pangan asal hewan, dan sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak rakyat.

“Sementara saat ini populasi sapi di Magetan mencapai 110.000 ekor dengan potensi produktif sekitar 40.000 ekor sapi betina. Dan Alhamdulilah, dalam dua tahun terakhir ini sapi indukkan wajib bunting Siwab telah melahirkan kurang lebih 20.000 pedet terhitung sejak mulai tahun 2017 lalu,”kata Kustini lagi.

Dalam pameran ini, pihak dinas peternakan dan pertanian juga memberikan  fasilitas pelayanan Inseminasi Buatan (IB)  gratis, pemeriksaan kebuntingan sapi  milik masyarkat dan pemeriksaan reproduksi sapi betina,”paparnya.

“Melalui program Siwab kami berharap kelahiran mencapai 70 persen dari target sekitar 31.000 pedet,”ucapnya.

Tak hanya sampai disitu saja, Dinas juga memberikan program Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) bagi peternak yang tidak mampu.” AUTS memberikan perlindungan kepada peternak sapi dari ancaman resiko kematian akibat beranak, penyakit dan kecelakaan serta kehilangan akibat kecurian,terang Kustini kepada suara kumandang.

“Artinya disini pihak kami bagi peternak yang mengikuti program AUTS jika terjadi kematian pada sapinya maka akan mendapat uang pertanggungan sebesar Rp 10 juta . Dan jika sapi hilang maka peserta akan mendapat pembayaran 30 persen dari harga sapi pada saat itu,”kata Kustini lagi.

Tak hanya program SIwab saja yang dipamerkan dalam acara hari jadi Magetan ke 343. Pihak dinas pertanekan dan perikanan juga memamerkan produk Olahan Ikan seperti Abon, Nugget, Siomay, Ekado, Ikan bakar& Goreng, dan Krupuk/lempeng ikan, dengan diskon 50 persen.

Sementara itu, acara tahunan ini sudah berjalan dan berakhir pada tanggal Jumat,(14/10/2018) dan mulai Kamis,(04/10/2018).Cahyo.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.