Kecelakaan di Ngariboyo, Avanza Terbang Mendarat di depan Mantan Kades

Kondisi mobil avanza setelah menabrak 6 kendaraan dan jatuh didepan toko milik Muhamand Tohir. Selasa, (24/09/2019)

Suarakumandang.com,BERITA MAGETAN. Tragedi Kecelakaan beruntun dijalan kabupaten antara Magetan-Parang tepatnya disebelah selatan Traffic lights desa/kecamatan Ngariboyo, kabupaten Magetan, Jawa Timur, sekitar pukul 15:15 WIB, Selasa, (24/09/2019) merupakan peristiwa yang tidak pernah terlupakan bagi Muhamand Tohir warga desa setempat.

Bagimana tidak, saat kejadian kecelakaan yang melibatkan 7 kendaraan diantaranya 3 unit mobil dan 4 unit  sepeda motor persis terjadi didepan mata Muhamand Tohir mantan kepala desa (Kades) Ngariboyo.

“Mobil avanza dari utara, tiba-tiba terdengar suara duor duor duor, mobil itu terbang jatuhnya miring pas didepan saya, jaraknya kurang lebih ada satu meter antara saya dengan jatuhnya mobil avanza,” ujar Muhamand Tohir kepada jurnalis suara kumandang saat ditemui diwarung milik mbah Yono.

Kecelakaan yang mengakibatkan seorang pelajar SMK asal Magetan meninggal dunia, sesuai keterangan Muhamand Tohir sebagai berikut.

“Sekitar pukul 15:00 WIB, saat itu saya ada didepan toko mau pergi ke kandang untuk memberi makan ayam, sambil menunggu jalannya kendaraan karena Traffic lights dari arah selatan masih  berwarna merah, tiba-tiba terdengar  suara ledakan yang sangat keras  duor, duor duor,” kata Tohir.

Saat terdengar suara benturan keras dari arah utara, Tohir hanya bisa melihat saat mobil avanza melayang.”kulo ngetne (saya lihat, red) , lho-lho kok ngarah ning aku, nyolot kulo (lompat saya, red)  terus motor kulo brokne (motor saya lepas, red),”cerita Tohir.

“Mobile mumbul (terbang,red) jan mobile mumbul jatuhnya miring “brruk” ngono (gitu, red) didepan saya,”kata Thoir lagi.

Masih kata Thoir, mobil avanza datangnya dari arah utara.”Sebelum menabrak sejumlah kendaraan yang dari arah selatan , mobil itu melaju kencang dari utara lewat sebelah barat tugu yang berada ditengah perempatan,”terang Tohir.

“Mobil itu melaju masuk disisi sebelah barat ruas jalan yang semestinya jalan tersebut untuk kendaraan dari arah selatan yang belok kekiri langsung atau kearah barat,”ucapnya.

Setelah kejadian yang diketahui Tohir, korban meninggal dunia satu orang yakni anak sekolah yang tergeletak disebelah utara depan toko garam dan makanan ternak milik Tohir.”Terus korban lainnya saya tidak tahu, karena saat itu warga pada panik untuk menolong korban yang lain,”imbuhnya.

Sementara itu, sesuai keterangan dari Satlantas Polres Magetan kecelakaan yang mengakibatkan satu meninggal dunia 3 mengalami luka parah berawal sebuah minibus Toyota Avanza dengan nomor polisi  AE 1464 PF dikemudikan Ali Mashudi (56) warga Desa Taman Arum kecamatan Parang, Magetan datang dari arah utara ke selatan atau kearah Parang.

Sebelum terjadi kecelakaan diduga pengemudi avanza penyakit epilepsinya kambuh sehingga kendaraan yang dikemudian terus melaju kejalur kanan dan tabrakan beruntun tak terhindarkan.

Pertama mobil avanza menabrak  sepeda motor Honda Supra 125 nomor polisi AE 6429 RJ yang di kendarai Sukarni, selanjutnya menabrak minibus  Daihatsu Grand Max Box nomor polisi AE4 9139 BD yang dikemudikan Apriandi Setiawan , selanjutnya menambrak Sepeda Motor Yamaha Mio nomor polisi  AE 5119 PV yang saat itu Septia Rahayu Dwi sedang pakir didepan toko apotik, minibus Mitsubishi Pick Up nomor polisi AE 8598 NH dikemudikan Mahmujiono Manto, Sepeda Motor Yamaha Xride nomor polisi D 5779 SAP, dikendarai Sumaji Sepeda motor Honda Supra nomor polisi AE 5137 PJ.

Akibatnya 4 orang masing-masing warga kecamatan Ngariboyo, kabupaten Magetan, Jawa Timur diantaranya Sukarni (42)  mengalami luka berat patah tangan kanan, Septia Rahayu Dwi (17) meninggal dunia, Samuji, (29) mengalami  luka ringan, dan Mahmujiono Manto, (36) luka berat pada tangan sobek.

“Total yang tertabrak 4 sepeda motor dan 3 mobil dan yang meninggal  sekarang di rumah sakit dan 3 luka luka, korban meninggal adalah seorang  pelajar, dugaan sementara pengemudi avanza menderita epilepsi dia tidak sadar dan baru sadar setelah menabrak banyak kendaraan,”terang Ipda Yudi Wiyanto Kanit Laka Lantas Polres Magetan.

Sementara itu, kecelakaan yang melibatkan 7 kendaraan dan satu meninggal dunia saat ini masih dalam penanganan unit laka lantas Polres Magetan.

Jurnalis: Cahyo Nugroho.

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.