Kang Woto : Kagum Dengan Kegigihan Pemuda Desa Asal Poncol Magetan

MELIHAT:Kang Woto sedang melihat Agung sedang menyablon topi pesanan Kang Woto di rumah Agung

MELIHAT:Kang Woto sedang melihat Agung sedang menyablon topi pesanan Kang Woto di rumah Agung

Magetan.Suarakumandang.com-Kebanyakan orang berfikir bila ingin membuka usaha harus mencari tempat yang strategis,  seperti di pinggir jalan, perempatan maupun di perkotaan bahkan sampai harus menyewa ruko. Namun hal itu dibantah oleh pemuda asal Poncol, Magetan, Jawa Timur.

Menurutnya, buka usaha karena tidak mempunyai lokasi dipinggir maupun dana untuk sewa ruko bukan berarti akan kesulitan mendapatkan konsumen atau pembeli.

Adalah Agung Prasetyo (30) warga dukuh Wonosari RT.21, RW 06.Desa/ Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, Jawa Timur pemuda desa yang tak pernah pantang menyerah untuk membuka usaha sablon di rumahnya.

Rumah yang jauh dari keramaian kota, bahkan lokasi rumahnya masuk pelosok desa paling ujung selatan Magetan, pastilah orang berpikir tak mungkin ada yang mencari apalagi membeli, apalagi lokasi yang ditempuh harus melalui jalan tanjakan yang cukup tinggi.

Ditengah-tengah sulitnya untuk mendapatkan modal usaha, pria satu anak ini  justru memanfaatkan alat komunikasi yang terbilang sangat murah. Hanya bermodal Hand phone seharga tak lebih dari satu juta,  usaha yang digelutinya mampu mendapatkan pembeli dari berbagai kota besar di Indonesia.

Sementara modal untuk mendapatkan peralatan seperti tinta, screen, papan, cairan pembersih, alat semprot dia dapatkan dari gaji sebagai guru sukuan SLTA  di Poncol.”Kalau papan, maupun lainnya kami dapatkan disekitar rumah mas, kalau peralatan seperti tinta dan screen saya harus beli ke Magetan kota, sekitar ada 25 km dari rumah ke Magetan kota, ”ujar Agung.Jumat,(21/07/2017).

“Kami jalani usaha ini baru 2 tahun, awalnya saya belajar dari internet mas, dan selanjutnya saya mencoba dan mencoba, Alhamdulilah sampai sekarang usaha sablon saya berjalan dengan lancar,”ucap Agung kepada suara kumandang.

Agung mengaku usaha ini awalnya hanya iseng dan bisanya otodidag. Setelah terus dicoba ternyata banyak yang suka.”Untuk mendapatkan pembeli, saya mencoba mengunggahkan hasil karya saya di facebook pribadi, dari situlah teman-teman saya di facebook di berbagai daerah di Indonesia akhirnya mengetahui dan memesan melalui internet,”ucapnya.

Kang Woto dan Agung sedang memakai topi bertuliskan Kang Woto

Kang Woto dan Agung sedang memakai topi bertuliskan Kang Woto

Berjalannya waktu, kami sering menerima pesanan dari berbagai daerah kota besar di Indonesia.”Seperti ini mas, saya mendapatkan pesanan dari komunitas truk dari Sulawesi kendari, mereka memesan kaos di sablon gambar truk,”katanya.

“Saya kulaan kaos ke kota Blitar Jawa Timur,  selama ini saya tidak tau rumahnya dimana, orangnya seperti apa karena saya mesannya melalui online dan selama ini saya melakukan dengan hanya transaksi uang dan barang melalui internet ,”ujar Agung.

Agung mengaku usaha membuka sablon dirumah bisa mencukupi kebutuhan rumah tangganya.”Alhamdulilah mas, perbulan kami bisa untuk mencukupi kebutuhan rumah dan bisa menabung untuk masa depan anak dan masa tua nanti,”katanya lagi.

Melihat secara langsung hati Suprawoto yang akrab di sapa Kang Woto Mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika (Sekjen Kekominfo) RI merasa tergugah, karena apa yang dilakukan pemuda asal Poncol Magetan merupakan harapan Kekominfo.

“Mas Agung sangat kreatif, dia cerdas, dia menggunakan tehnologi yang ada, seperti internet untuk komunikasi antar konsumen,”jujur kang Woto putra Magetan yang sukses di luar Magetan.

Kang Woto mengenal Agung hanya melalui dunia maya yakni facebook, dalam komunikasi lewat dunia maya akhirnya Kang Woto dengan rasa penasaran datang ke rumah Agung, dilihatnya secara langsung memang benar adanya jika Agung mendirikan usaha sablon di tempat terpencil bahkan pelosok desa.”Lumayan jauh, bahkan sebelum sampai dirumahnya saya 4 kali bertanya alamat mas Agung kepada warga,”akunya.

“Terus terang saya jauh-jauh dari Jakarta datang ke Magetan hanya ingin melihat Agung Prasetyo usaha sablon yang dia kerjaan, jujur saya salut sekali dengan semangat mas Agung, meskipun tempat usahanya jauh dari keramaian kota, namun  kenyatanya  dia malah mengaku lebih lancar dan nyaman,”kata Kang Woto lagi.

Semangat Agung membuat kang Woto sangat terharu, menurutnya, Agung untuk bisa menyablon dan belajar  internet tidak perlu kursus maupun berkumpul dengan orang kota yang notabenya serba tehnologi.Toh pada akhirnya dia malah sukses yang semestinya dimiliki orang kota pada umumnya.

Sementara itu, Suprawoto berharap anak muda  di Magetan bisa meniru  atau mencontoh dari kegigihanya untuk menggunakan tehnologi dengan baik dan benar,”pungkasnya.Cahyo.

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.