Connect with us

SKI News

KA Mutiara Selatan Terlambat, KA Daop 7 Minta Maaf, Ini Sebabnya

Published

on

Lokomotif CC 206 13 41 yang membawa rangkaian KA Mutiara setelah berhasil diangkat kembali setelah anjlok dari rel

Suarakumandang.com, BERITA NGANJUK. Kereta api (KA) Mutiara Selatan ditempar sebuah truk muatan kayu lapis di perlintasan Langsung (JPL) no 93 km 111+5 jalur hilir petak Baron-Sukomoro Kabupaten Nganjuk, Jawa TImur . Akibatnya Lokomotif CC 206 13 41 yang membawa rangkaian KA Mutiara  mengalami anjlok 1 AS (2 roda) . Kejadian Senin (29/11/2021) sekitar pukul 21.17 WIB.

“Sesuai pantuan kami hingga pukul 00.00 WIB KA mengalami kelambatan hingga 170 menit,”ujar Manager Humas Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko.

Dijelaskan pula, bahwa atas  kejadian tersebut juga  berdampak pada kelambatan KA lain yang melintas di wilayah Daop 7 Madiun seperti KA Pasundan  terlambat 92 menit dan KA Bangunkarta 50 menit.

Dalam insiden ini ada beberapa kerusakan pada sarana dan prasarana yang nantinya akan dihitung besaran kerugiannya. “Nantinya akan kami lakukan tuntutan ganti rugi pada pemilik truk. Saat ini supir truk sudah diamankan Lakalantas Polres Nganjuk untuk dimintai keterangan,”tegas Ixfan.

Disebutkan,  sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan di PT KAI, bagi pelanggan yang terdampak kelambatan lebih dari 60 menit akan diberikan service recovery berupa air mineral.

Kemudian bagi pelanggan yang terdampak kelambatan lebih dari 180 menit akan diberikan service recovery berupa air mineral dan mie instan, sedangkan bagi para calon penumpang yang akan membatalkan perjalananya biaya akan dikembalikan 100% sesuai harga tiket.

Dikatakan, untuk masinis dan asisten masinis sementara di istirahatkan di stasiun Madiun guna pemulihan secara psikologi.”Alhamdulilah untuk masinis dan asisten tidak mengalami luka yang berarti. Untuk melanjutkan perjalanan lokomotif dan masinis diganti di stasiun Madiun,”terang Ixfan.

“Atas kejadian tersebut  pihak PT KAI  mengucapkan permohonan maaf kepada para pelanggan karena terganggunya perjalanan dan pelayanan kereta api,” pungkasnya.

Jurnalis: Cahyo Nugroho.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *