Ini Yang dilakukan BPBD Magetan Saat Musim Penghujan Tiba

rapat konsolidasi pengurangan Resiko bencana (PRB)

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Dalam rangka mengurangi resiko bencana alam, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Magetan,Jawa timur mengadakan rapat konsolidasi pengurangan Resiko bencana (PRB) bersama 15 tim relawan di Kabupaten Magetan.  Acara digelar di aula BPBD Magetan. selasa, (07/112018).

Ari budi santosa Plt. Kepala Pelaksana BPBD Magetan mengatakan pihaknya rapat ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian dan kesadaran pemangku kepentingan dalam pengurangan resiko bencana dan peningkatan pemahaman tentang pentingnya pengurangan resiko bencana di kabupaten Magetan.

“Rapat ini merupakan platform yang menyatukan seluruhnya baik pemerintah, masyarakat yang terbentuk tim relawan, sehingga penanggulangan bencana dapat dilakukan secara terpadu, terkoordinasi dan menyeluruh,” kata Ari Budi.

Ia berharap adanya rapat ini , kedepan nantinya dapat mencegah berbagai resiko bencana yang ada di kabupaten Magetan.

“Pengurangan resiko bencana adalah salah satu system pendekatan untuk mengindentifikasi, mengevaluasi dan mengurangi resiko yang diakibatkan oleh bencana,”kata Ari Budi kepada wartawan suarakumandang.

PRB yang dapat melakukannya tidak hanya dari pihak tim Relawan, akan tetapi  PRB dapat dilakukan oleh masyarakat. “Kunci utama adalah kerjesama semua pihak,  mulai dari BPBD, TNI, Polri, dan PMI maupun pemerintah. “Realnya yang perlu diingat daerah kita itu rawan bencana, jadi budaya PRB itu memungkinkan,” kata Ari.

Dalam hal ini yang terpenting adalah mengedukasi masyarakat untuk tanggap bencana baik pada pelaksanaan pencegahannya maupun ketika menghadapi bencana.

“Karena selama ini kita baru respon  jika ada bencana. Maka dari itu dengan diadakan rapat konsolidasi ini kita rubah paaradigma tersebut. Kita bergerak sebelum bencana itu tiba yakni dengan cara konsep PRB,”paparnya.

Ferry Yoga Saputra Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Magetan dalam rapat konsilidasi PRB ini mengajak kolabirasi bersama 15 tim relawan yang ada di Magetan.”Alas an kami ingin mengajak kolabirasi dengan ke 15 tim relawan pertama untuk memudahkan informasi dan penanganan lebih cepat.

Menurut Ferri kolabirasi BPBD dengan tim relawan ini sangat penting, karena dengan adanya kerjasama bersama ke 15 tim maka informasi akan lebih cepat dan tertangani .

Untuk kemudahan koordinasi satu dengan yang lainnya pihak BPBD rapat konsildasi PRB mengusulkan mendirikan sebuah skretariat bersama penanggulan bencana ( SRPB) di BPBD Magetan.

Alasan Ferry mendirikan  SRPB yakni untuk mempermudah komunikasi dalam penanganan bencana.”Semua informasi akan terpusat di BPBD yang nantinya akan disebarkan kesemua tim relawan,”pungkasnya. Cahyo.

Sementara itu, rapat konsolidasi pengurangan Resiko bencana dihadiri

  1. PMI
  2. Satgas EWS Gonggang
  3. Taruna eka pala
  4. Sar mta
  5. PGL
  6. MDMC Magetan
  7. BTB Baznas
  8. Renger
  9. Ksb Bhakti Mulya
  10. Tagana kab.magetan
  11. Brigade Penolong, Kwarcab Magetan.
  12. Senkom Mitra Polri
  13. SAR FKAM
  14. RAPI Wilayah 13 Magetan
  15. Tagana rajawali Garda

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.