Ini Tanggapan Karmini Soal PSK Yang Mangkal Di Maospati Terjangkit HIV/AIDS

Ilustrasi

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Pekerja Seks Komersial (PSK) yang mangkal di kecamatan Maospati terjangkit HIV AIDS, Karmini ketua DPRD Kabupaten Magetan angkat bicara. Pasalnya pemerintah Kabupaten Magetan kecolongan adanya PSK yang terjangkit penyakit HIV AIDS yang mangkal di kawasan Kecamatan Maospati.

“Ini harus mendapat tanggapan serius dari pihak pemerintah Kabupaten Magetan sebab, kalau hal ini terus dibiarkan maka penyakit HIV AIDS bisa merajalela di wilaya Magetan dengan cara menular ke ibu-ibu yang tidak tahu apa-apa,”kata Karmini. Rabu,(01/08/2018).

Dijelaskan pihak pemerintah Kabupaten Magetan harus melakukan antisipasi dengan cara memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang dampak negative penyakit HIV/AIDS.

Didik Setyo Margono Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan selama ini sudah melakukan pemeriksaan rutin setiap bulan.

“Kami se-bulan sekali selalu mengadakan pemeriksaan rutin di Madusari yang dulu namanya lokalisasi Madusari,”kata Didik. Senin,(30/07/2018).

Sementara itu, sesuai informasi dari dinas Sosial Kabupaten Magetan bahwa keempat PSK yang rata-rata berusia diatas 50 tahun ini terkena razia saat mangkal disalah satu warung berlokasi diperbatasan Kelurahan Maospati dan Desa Malang kecamatan Maospati tepatnya sebelah barat jembatan Malang.

Diberitakan sebelumnya bahwa keempat PSK yang dirazia oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan pemadam Kebakaran Kabupaten Magetan, Jawa Timur Jumat (27/07/2018) lalu. Satu dari empat PSK yang diamankan positif terjangkit HIV AIDS.

Hingga berita ini diturunkan kawasan sekitar lokalisasi Madusari Maospati masih banyak ditemui sejumlah PSK yang mangkal disetiap warung remang-remang. Cahyo.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.