Ini Pengakuan Seorang Janda Kembang Penjaga Warung Stadion Yosonegoro Magetan Yang Kenak Gendam

MELAYANI PEMBELI:Fitri Yana (korban gendam) sedang melayani pembeli di warungnya berlokasi di satdion Yosonegoro

MELAYANI PEMBELI:Fitri Yana (korban gendam) sedang melayani pembeli di warungnya berlokasi di satdion Yosonegoro

Magetan.Suarakumandang.com-Seorang janda Fitri Yana (32) warga Milangasri, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur jadi korban penipuan modus gendam. Dia diduga kena gendam oleh pria yang mengaku memiliki uang banyak. Tanpa disadari, uang tunai Rp 200 ribu dua ponsel masing-masing seharga Rp3 juta di preteli pelaku. Kasus ini sudah dilaporkan ke Polres Magetan hari Senin (17/07/2017).

Sesuai keterangan korban, cerita itu berawal saat dirinya menjaga warung milik bu Kin-kin yang merupakan pemilik warung, lalu tiba seorang pria datang untuk membeli kopi. Pria itu langsung duduk dan memesan kopi cangkir.

“Pria itu datang sendiri, dia bercerita kalau mempunyai uang banyak sambil menunjukan sejumlah kunci yang dilkeluarkan dari tas warna hitam,”katanya.Selasa (18/07/2017).

Saat bersamaan datang lagi dua pria yang diketahui sopir truk daum muatan pasir untuk membeli kopi.”Yang dua sopir truk itu tidak lama, selesai ngopi dan rokok mereka langsung cabut kerja,”kata Fitri.

Sedangkan pria yang menurut Fitri Yana datang ke warung tidak memakai alas kaki, terus mengajak ngobrol.”Dia ngobrol kalau dia habis dapat uang Rp 20 juta sepulang dari luar negeri, dan saya ditawari untuk mencarikan nasabah dengan upah 6 persen dari pinjaman tersebut,”kata Firti yang akrab di panggil Yana.

“Dia juga bercerita kalau dirinya datang ke Magetan bersama istrinya sedang menagih uang di daerah  Magetan, dia mengaku kalau dia sedang menunggu,”terangnya.

Kurang lebih ada satu jam Yana diajak ngobrol, namun sama sekali tidak merasa curiga Yana hanya berpikir  pembeli mengajak ngobrol itu lumprah selama pembeli sopan.

Yana seorang janda yang belum dikaruniai anak itu mengaku kecurigaan itu setelah disuruh oleh pembeli tadi ke warung sebelah jaraknya kurang lebih 200 meter.” Awalnya setelah ngobrol lama, pria tadi tiba-tiba menyuruh saya untuk pergi ke warung sebelah, begitu sampai di warung milik bu Agus saya baru sadar dan curiga, akhirnya saya langsung kembali ke warung dan sampainya di warung pria yang mengaku pulang dari luar negeri itu sudah tidak ada di warung serta uang sejumlah Rp 200.000 dan 2 hand phone hilang.” ungkapnya.

“Kasus ini sudah saya saya laporkan ke polres Magetan dan sedang ditindaklanjuti, sesuai keterangan polisi orang itu sudah menjadi target operas, karena ciri yang saya berikan sama dengan ciri pelaku kasus di Plaosan. Saya berharap segera tertangkap.”pungkasnya.

Sementara Fitri Yana menurut pemilik warung yang mangkal di sebalah selatan stadion Yosonegoro tersebut baru bekerja kurang satu minggu.Cahyo.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.