Ibu-Ibu Wajib Mendapatkan Pelayanan Pap Smear, Ini Alasan Lilik Mujiati

MEMBERI SEMANGAT: Lilik Mujiati Kepala UPTD Kecamatan Ngariboyo memberi semnagat kepada ibu-ibu yang sedang antri pemeriksaan Pap Smear di UPTDKecamatan Ngariboyo

MEMBERI SEMANGAT: Lilik Mujiati Kepala UPTD Kecamatan Ngariboyo (Berdiri) memberi semangat kepada ibu-ibu yang sedang antri pemeriksaan Pap Smear di UPTDKecamatan Ngariboyo

Magetan.Suarakumandang.com-untuk mendeteksi kanker mulut rahim yang di sebabkan oleh Human Papiloma Virus ( HPV ), sehingga kanker mulut rahim bisa dideteksi sedini mungkin sebelum berkelanjutan pihak unit pelaksana teknis daerah (UPTD) Pembinaan Keluarga Sejahtera (PKS)  Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur  mengadakan pelayananPap Smear .

“Sedkitinya ada 260 wanita ibu rumah tangga  minta dilayani Pap Smear, ini berguna untuk mendeteksi dini kanker leher rahim atau kanker serviks,”ujar Lilik Mujiati Kepala UPTD PKS Kecamatan Ngariboyo. Rabu, (19/04/2017).

“ Pelayanan Pap Smear ini sangat penting dan wajib bagi ibu-ibu yang ingin memeriksakan kondisi rahimnya, sebab, dengan pemeriksaan ini akan lebih cepat untuk mengetahui sedini mungkin kondisi leher rahim, , semakin dini penyakit kanker diketahui maka semakin mudah menanganinya,”katanya.

Lilik menjelaskan, pemeriksaan Pap Smear diikuti peserta dari 12 Desa se-kecamatan Ngariboyo, ada 260 wanita .”Meski mandiri, Alhamdulilan dalam pemeriksaan Pap Smear di UPTD PKSKecamatan Ngariboyo ibu-ibu banyak yang datang, disebabkan mereka sudah paham akan pentingnya kesehatan reprodukasi bagi wanita,”terangnya.

Kata Lilik, lalu kapan dan siapa yang perlu pemeriksaan Pap Smear ini. Yang perlu memeriksakan kesehatan yang berhubungan dengan Pap Smear ini adalah wanita yang sudah melakukan hubungan seksual dan berusia lebih dari 18 tahun sebaiknya melakukan pemeriksaan ini tiap tahun. Lanjut Lilik atau bila hasil pemeriksaan normal, boleh dilakukan 2- 3 tahun sekali sesuai dengan petunjuk dokter.

Tujuan lain mengadakan pelayanan Pap Smear  di UPTD PKSKecamatan  karena untuk memudahkan bagi peserta mendapatkan pelayanan Pap Smear.”Kami adakan di UPTD PKS Kecamatan supaya jarak jangkaunya tidak terlalu jauh,”ucapnya kepada suara kumandang.

Pap Smear yang di gelar di UPTD PKS Kecamatan Ngariboyo merupakan kegiatan mandiri.”Kegiatan Pap Smear ini mandiri, tanpa bantuan dari anggaran APBD maupun APBN,kesimpulan peserta pelayanan Pap Smear ini peserta dikenai biaya sebesar Rp 50 ribu,”pungkasnya.

Sementara dari sekian peserta mengaku senang dengan adanya pelayanan Pap Smear, menurutnya pemeriksaan ini akan lebih cepat untuk mengetahui sedini mungkin kondisi leher rahim,  semakin dini penyakit kanker diketahui maka semakin mudah menanganinya.”Seneng mas, ini sangat penting khususnya untuk kesehatan reproduksi. Bahkan suami saya mendukung untuk melakukan pemeriksaan ini , sebeb untuk kesejahteraan keluarga,”kata ibu asal Ngariboyo yang enggan disebutkan namanya. Cahyo.

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.