Harga Daging Sapi di Pasar Sayur Magetan Tembus Rp 150 Ribu

Suarakumandang.com,BERITA MAGETAN. Harga daging sapi dan ayam di pasar sayur Magetan, Jawa Timur terus merangka naik. Bahkan harga daging sapi mencapai Rp 150 ribu perkilogram, sedangkan harga daging ayam mencapai Rp 45 ribu perkilogram.

Tak terkendalinya harga daging sapi dan ayam hingga sampai hari Rabu,(13/06/2018) karena tidak ada lagi operasi pasar yang dilakukan pemerintah kabupaten Magetan.

Sejak hari senin, (11/06/2018) sejumlah pembeli merasa resah karena harga daging ayam dan sapi terus merangka naik, bahkan terkesan harganya tak terkendali.”Hari ini harga daging ayam naik menjadi Rp 45 ribu perkilogram, sedangkan harga daging sapi  naik menjadi Rp 150 ribu perkilogram,”kata Asis Ketua Paguyuban pasar sayur Kabupaten Magetan.

“Kenaikan harga daging sapi dan ayam  oleh penjual di pasar sayur dilakukan sejak hari Senin,(11/06/2018) lalu. Sejak hari senin hingga sampai hari ini, dari masing-masing harga daging naik perhari Rp 10 ribu. Khusus untuk hari ini harga daging sapi naik Rp 20 ribu, jadi harga daging sapi hari ini (rabu) mencapai Rp 150 ribu perkilogram,”kata Asis kepada suara kumandang,Rabu, (13/06/2018).

Dijelaskan harga daging sapi pada hari biasa hanya mencapai Rp 105 ribu sampai 110 ribu, sedangkan harga daging ayam Rp 30 ribu sampai 35 ribu perkilogram.”Kenaikan bisa berlangsung sampai pada hari lebaran ketupat, bisa kembali normal setelah lebaran ketupat, Tidak menutup kemungkinan harga daging sapi dan ayam akan trus naik sampai hari lebaran ketupat nanti,”terangnya.

“Kenaikan harga daging sapi dan ayam disebabkan dari pihak peternak banyak yang libur karena menyambut lebaran Idul Fitri. Selain itu karena  tenaga kerja di perternakan sedang pulang kampung, sehingga terjadi kelangkaan,”kata Aziz.

Sementara  itu kenaikan harga daging sapi dan ayam sangat dirasakan berat oleh sejumlah warga Magetan. Salah satu pembeli asal desa Krajan mengaku kaget setelah membeli daging sapi yang pada saat itu masih dengan harga perkilogram Rp 130 ribu.

Berharap dari pihak pemerintah kabupaten Magetan untuk melakukan operasi pasar dikhawatirkan harga tidak terkendali. Meski demikian warga terpaksa tetap membeli mestipun dengan harga tinggi. Cahyo.

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.