Haluanto : Konsep “Korporasi Petani” Luar Biasa

Haluanto ketua Koperasi Pangan Magetan Empat Dua

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Haluanto ketua Koperasi Pangan Magetan Empat Dua mengaku bahwa konsep yang ditawarkan dari Badan Usaha Milik Rakyat (BUMR) pangan terhubung sangat baik untuk kemajuan petani di Magetan.”Saya jujur konsep yang ditawarkan tersebut sangat luar biasa, diketahui secara dasar bahwa konsep ini merupakan untuk kemajuan petani di Magetan yang lebih baik dan lebih menguntungkan sekali,”ujar Haluanto.

“Awalnya kami mencoba untuk memahami, ternyata konsep yang ditawarkan beliau merupakan konsep yang luar biasa dan kami bertekad untuk koperasi kami mengakomodir seluruh kepentingan petani, dan menterjemahkan apa yang diterangkan oleh Luwarso,”katanya.Jumat,(03/08/2018).

Selain membutuhkan support dari pemerintah setempat konsep “Korporasi Petani “ juga membutuhkan kebijakan dari pemerintah setempat.”Suatu misal tentang perijinan, dan satu hal lagi tidak melibatkan uang APBD,”paparnya.

Dikatakan, berapa persen modal yang kemudian dari petani bisa menjadi saham, di dalam koperasi nanti ada yang namanya iuran pokok yang wajib.”Nah besaran itu-lah yang bisa menetukan berapa persen setelah gabah olah menjadi beras nilai bertambahan berapa persen yang diinvestasikan oleh ke petani,”terangnya.

Dengan adanya kerjasama pihak kami sebagai koperasi pangan Magetan Empat Dua dengan BUMR berharap bisa merubah pola kerja petani lebih baik dan pendapatan membaik.

Harapan kami MoU ini dengan BUMR seperti yang diungkapkan oleh nenek moyang kita dulu yakni “gemah ripah loh jinawi toto tentrem kerto raharjo“ . ”Itulah harapan kami “gemah ripah loh jinawi toto tentrem kerto raharjo”merupakan suatu kalimat yang untuk merubah Magetan lebih baik,”ucapnya.

“Sebab, selama ini beras dari petani yang anda Makan penuh dengan umpatan.”Petani banyak yang kecewa sebab mau tanam pupuknya dimahalin, kadang bunganya terlalu tinggi, kadang juga bayarnya di belakangan, belum sempat menikmati hasil panen uangnya sudah habis untuk bayar pupuk.

Lanjutnya, Nah dengan adanya konsep seperti ini yakni “Korporasi Petani” para petani bisa pinjam berupa uang garap, makan, uang selama petani mengelola dan masih banyak lainnya yang kita olah di BUMR tanpa bunga sama sekali dan masih prosentase berapa kuntungan dari BUMR didapat masuk ke petani lagi melalui koperasi.

Acara sosialisasi korporasi petani dan penandatanganan MoU dengan badan usaha milik rakyat  (BUMR) terhubung dengan Koperasi Pangan Magetan Empat Dua dihadiri Suprawoto Bupati terpilih , Luwarso Komisaris BUMR, Rusdiana Deputi Produksi dan Pemasaran Kementrian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. Eddy Suseno kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan (TPH-PKP ), Haluanto ketua Koperasi Pangan Magetan Empat Dua  serta ratusan petani se-Kabupaten Magetan.Cahyo.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.