Connect with us

SKI Kesehatan

Dinkes Magetan: 205 Kasus DBD, 3 Orang Meninggal Dunia

Published

on

Ilustrasi

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Kasus Demam berdarah dengue (DBD) di kabupaten Magetan, Jawa Timur sejak januari hingga desember 2021 berjumlah  205 penderita, dari jumlah tersebut, 3 diantaranya meninggal dunia.

Dari data DInas Kesehatan (Dinkes) jumlah kasus DBD tahun 2021 menurun bila dibandingkan pada tahun 2020 lalu.

Tahun 2020 jumlah kasus DBD 276 orang dengan Incidence Rate 44 per 100.000 penduduk, sedangkan tahun 2021  jumlah kasus DBD 205 dengan Incidence Rate 32 per 100.000 penduduk.

“Namun dari kasus DBD tahun 2021 angka kematian meningkat yaitu berjumlah 3 orang, sedangkan tahun 2020 tidak ada kasus DBD yang meninggal,”ujar Plt Kepala Dinkes Kabupaten Magetan, Rohmat Hidayat, Rabu, (29/12/2021).

Dijelaskan, bahwa pasien DBD yang meninggal tahun 2021 rata-rata masih usia anak-anak. Pasien DBD  meninggal karena factor keterlambatan dibawah ke fasilitas pelayanan kesehatan.

“Karena itu fenomenal dalam 2 tahun ini kan orang takut di COVID-kan,  sehingga jarang  datang ke tempat pelayanan kesehatan, akibatnya mereka terlambat untuk mendapat penanganan,”jelas Rohmat.

Masih kata Rohmat, dalam penanganan kasus DBD dihari ke 6 sampai 7 hari. ”Jadi kalau penderita DBD mengalami demam selama 3 hari berturut-turut segera dibawah ke puskesmas terdekat atau ke rumah sakit,”paparnya.

Sesuai data dinas kesehatan dari 22 Puskesmas di kabupaten Magetan angka tertinggi dengan penderita DBD terbanyak dari tahun 2021 adalah puskesmas Candirejo disusul puskesmas Ngariboyo, puskesmas Sukomoro, dan  Puskesmas Takeran.

Jurnalis: Cahyo Nugroho.

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.
error: Jangan Di Copy ya!!