Diduga, Seorang Pelajar SMK Asal Ngawi Nekat Buka Payudara, Ini Alasanya

LIHAT:Sejumlah siswa-siswi di Ngawi sedang asyik lihat seorang siswi yang sedang buka payudara dari telepon genggam miliknya

LIHAT:Sejumlah siswa-siswi di Ngawi sedang asyik lihat seorang siswi yang sedang buka payudara dari telepon genggam miliknya

Ngawi.Suarakumandang.com- Akhir-akhir ini warga Ngawi dan pelajar di Ngawi, Jawa Timur dihebohkan dengan beredarnya foto setengah bugil yang diduga diperankan oleh seorang siswi di salah satu SMK di Ngawi.

Foto bugil tersebut beredar di media sosial, hingga akhirnya warga Ngawi khususnya para orang tua mulai resah. Ironisnya dalam keterangan foto tersebut siswi yang memperlihatkan payudaranya mengaku butuh uang untuk menggugurkan janin dalam kandungan.Selasa, (15/11/2016).

Sesuai keterangan dari salah satu pelajar di Ngawi, yakni Ican Bobi menjelaskan, foto dengan nama “Septy Pokoknya” tersebut beredar di media sosial yakni di Facebook. Dalam adegannya si pelaku memperlihatkan payudara dengan membuka kaos warna merah.”Lebih memperhatinkan lagi, keterangan di foto, pelaku nekad melakukan karena membutuhkan uang untuk menggugurkan janin dalam kandunganya,”jelas Ican.

“Awalnya  saya sempat lihat foto tersebut di group, intinya sesuai keterangan, dia ingin ada orang yang mau membantu dirinya untuk memberi uang guna menggugurkan janinnya. Dalam group sekitar ada 40 pertemanan, dan kebanyakan mereka juga menyimpan foto tersebut,”terangnya.

Dalam insiden ini sejumlah pelajar di Ngawi sangat menyayangkan, apalagi diketahui pelaku masih berstatus pelajar kelas satu.” Sangat memalukan mas, mestinya hal ini tidak perlu terjadi, apalagi sampai tersebar di media sosial, akan membuat semakin ramai,”kata Nur Afni Inayah pelajar.

Sementara pihak SMK tempat sekolah septi, menolak kedatangan media yang saat itu mencoba mengklarifikasi pengunggahan foto setengah bugil yang di duga di perankan oleh salah seorang pelajarnya.

Kompol Suhono Waka Polres Ngawi menjelaskan, beredarnya foto pungil ini, polisi akan segera menindak lanjuti pengguna media sosial dengan memburu siapa penggugah foto setengah bungil. “Kalau memang perlu kami amankan ya kami amankan.Selanjutnya kami  panggil orang tuannya,”paparnya.

“Kalau memang terbukti melanggar pidana, kami  akan  proses mulai memanggil saksi, dan kami tetap menunggu sambil berjalannya waktu,”ucapnya.

Atas kejadian ini pihak sekolah akan melakukan razia kesejumlah sekolah dan tempat umum.Kedepan dari pihak terkait razia akan dilakukan secara rutin.Rto.

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.