Connect with us

SKI News

ASN Di Magetan Dilarang Mudik

Published

on

Suprawoto Bupati Magetan saat memberikan sambutan dalam acara konferensi pers menjelang hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah di Halaman Pendopo Surya Graha, Selasa (11/05/2021).

Suarakumandang.com,  BERITA MAGETAN. Suprawoto Bupati Magetan melarang keras Aparatur Sipil Negara (ASN) menjalankan aktifitas mudik lebaran tanggal 6-17 Mei 2021. Selain itu juga ditiadakan open house demikian komentar yang disampaikan dalam acara konferensi pers menjelang hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah di Halaman Pendopo Surya Graha, Selasa (11/05/2021).

Hal ini sudah tercantum dalam Surat Edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) No. 8/2021 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Daerah dan Mudik ataupun Cuti bagi Pegawai ASN dalam Masa Pandemi COVID-19.

Untuk mengecek keberadaan Kepala Dinas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saat libur lebaran Suprawoto mengadakan  rapat dadakan. “Dalam rapat kita bisa melihat, tapi  Allhamdullilah tahun kemarin tidak ada yang mudik, semoga tahun ini tidak ada,” kata Suprawoto.

“Alasan larangan mudik dan ditiadakan open house karena untuk mencegah penyebaran COVID-19, oleh sebab itu kewaspadaan kita saling menjaga satu sama lain,” kata Suprawoto.

Suprawoto menyarankan kepada masyarakat maupun ASN untuk mudik gunakan teknologi internet dengan mudik virtual.

Suprawoto menegaskan ASN di Magetan tidak boleh mudik, ASN tetap stay dengan tugas masing-masing, “Apalagi dengan OPD punya tugas yang berhubungan dengan pelayanan,  jadi nanti pelayanan akan tetap buka,” ujar Suprawoto.

acara konferensi pers menjelang hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah di Halaman Pendopo Surya Graha, Bupati Magetan Suprawoto ajak wartawan foto selfi

 “Suatu misal saya mendapat laporan kalau ada ASN tidak masuk lama. Saya bilang udah suruh pensiun aja mumpung usianya dapat pensiun daripada saya berhentikan, jadi sudah tidak ada toleransi lagi,” tegas Suprawoto.

Terkait mudik lebaran 2021, jika ada ASN yang mudik dan ketahuan sudah pasti akan ada sanksinya. “Karena sekarang absennya menggunakan share loc jadi ASN yang melanggar itu sanksinya udah jelas,” kata Suprawoto lagi.

Sementara itu, dibukanya sejumlah wisata di Kabupaten Magetan Pemerintah Kabupaten Magetan tidak melakukan tes rapid antigen atau swab secara acak kepada pengunjung karena sudah dilakukan sejak tanggal 6 Mei lalu disejumlah wisata serta ada pembatasan-pembatasan bagi pengunjung.

“Selama liburan lebaran, untuk tempat wisata Magetan tetap buka tetapi tetap pembatasan jumlah pengunjung dan yang paling penting selalu mentaati protokol kesehatan, dan teman-teman relawan sudah melakukan penyemprotan desinfektan, ”terang Ari usai acara Konferensi Pers menjelang Idul Fitri 1442 Hijriah.

Sementara itu, acara Konferensi Pers menjelang Idul Fitri 1442 Hijriah ini dihadiri seluruh OPD dan insan pers di Kabupaten Magetan.

Jurnalis: TT

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.
error: Jangan Di Copy ya!!