31 Warga Korban Tanah Longsor di Ponorogo Mengungsi Di Rumah Kades Banaran

PENGUNSI:Sejumlah warga yang rumahnya hancur diterjang longsor tanah sedang mengungsi di rumah kades banaran

PENGUNSI:Sejumlah warga yang rumahnya hancur diterjang longsor tanah sedang mengungsi di rumah kades banaran

Ponorogo.Suarakumandang.com- Sebanyak 31 orang warga korban longsor di dukuh Tangkil, Desa Banaran,Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur diungsikan kerumah Kepala Desa Banaran, Kecamatan Pulung. Warga mengungsi karena rumahnya hancur diterjang longsor tanah.Sabtu,(03/04/2017)

“31 orang warga ini merupakan penghuni dari  rumah yang hancur, saat ini mereka sedang ditangani oleh medis untuk mendapatkan pengobatan,”ujar Sarnu Kepala Desa Banaran, Kecamatan Pulung.

Menurutnya, mereka sementara tidur di lantai ruang keluarga dan sebagian mereka istirahat di rumah sebelah. Mereka memlih disini, karena lokasinya jauh dari tanah longsor dan aman.

Dijelaskan pula, saat ini pihak kepala Desa mengalami kendala minimnya penerangan di malam hari, selain itu,  pakaian dan makanan dinilai sangat minim, ”Saat ini mereka hanya makan dari bantuan berupa mie instan serta roti dari para relawan,”terangnya.

“Yang saya khawatirkan yakni soal penerangan mas, karena disini kami hanya menyediakan dua unit mesin pembangkit litrik , sementara disini ada 3 rumah yang dijadikan tempat pengungsian mereka,”ungkapnya.

Pihaknya juga menyiapkan fasilitas pendukung bagi warga di rumahnya  mulai dari dapur umum hingga kebutuhan MCK.

Sesuai dengan data, jumlah rumah yang terdampak tanah longsor di Desa Banaran sebanyak 25 unit. Dan korban yang belum diketemukan sebanyak 27 orang.

Kondisi longsoran tersebut juga mengancam sejumlah rumah warga lain, sehingga rumah yang di sekitar bencana longsor sebagian diungsikan sana saudaranya yang lebih aman.Cahyo.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.