146 KK Di Parang Magetan Krisis Air Bersih

MENGISI:Salah satu petugas BPBD Magetan sedang mengisi air ke tandon di desa Sayutan Parang Magetan

MENGISI:Salah satu petugas BPBD Magetan sedang mengisi air ke tandon di desa Sayutan Parang Magetan (foto:BPBD Magetan)

Suarakumandang.com,BERITA MAGETAN. Musim kemarau yang terjadi tiga bulan terakhir ini membuat 146 kepala keluarga (KK) desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Jawa Timur kekurangan air bersih.Karena itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan, Jawa Timur mulai menyalurkan bantuan air bersih kepada warga.Selasa,(12/09/2017).

Ferry Yoga Saputra Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Magetan, Jawa Timur menyampaikan, pihak BPBD sudah melakukan pendropingan ke desa Sayutan.”Hari ini pihak BPBD baru bisa mendopring air bersih kepada 80 KK di RT 21, 22, Dan RT 23 Dukuh Jati, sementara sesuai permintaan ada 146 KK,”ujar Ferry.

“Untuk mengantisipasi pihak BPBD akan melakukan droping air bersih dua hari sekali dan pengiriman tandon guna buffer stock di wilayah yang mengalami kekeringan,”katanya.”

Selama ini warga Desa Sayutan, Kecamatan Parang untuk mendapatkan air bersih harus rela berjalan kaki sejauh 4 kilometer menuju sungai yang ada air bersihnya, itupun dilakukan  saat akan mandi pagi dan sore, sekalian membawa air bersih.

“Adapun warga yang ingin  mendapatkan air bersih dari sumber air yang melalui pipa, mereka harus antri selama 3 hari, itupun airnya tidak maksimal,”kata Ferry lagi.

Sementara itu, bila ada kejadian serupa, BPBD mengharapkan kepada warga Magetan untuk segera menghubungi (0351) 891111, “Kami akan  segera menindaklanjuti,”pungkasnya.Cahyo.

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.